Sate Kambing 29 Semarang

Selain menawarkan pesona keindahan arsitektur zaman kolonial, kawasan Kota Lama juga menjadi rumah bagi salah satu kuliner terkenal di Semarang, yakni Sate Kambing 29. Lokasinya tepat berada di depan Gereja Blenduk, bangunan bersejarah yang menjadi ikon Kota Lama. Disini kita bisa berwisata sejarah sekaligus memanjakan lidah di tempat yang tepat. RM Sate Kambing 29 sendiri menempati sebuah bangunan kuno, sehingga ketika bersantap kita masih bisa merasakan nuansa klasik kawasan Kota Lama.

Jika ingin menikmati sate kambing dengan sensasi rasa yang agak berbeda, pesan saja sate buntel. Sate jenis ini juga sangat populer di Solo. Sate buntel terbuat dari daging kambing cincang yang kemudian dibentuk seperti pentolan besar (seperti sate lilit Bali) dan dibungkus dengan lemak tipis dari kambing. Waktu dibakar, aroma sedap dari lemak yang membungkus daging begitu menggodai indera penciuman. Agar bisa matang hingga bagian dalam, permukaan sate buntel biasanya juga diberi sayatan-sayatan kecil. Karena ukurannya cukup besar dan padat, tiap porsi biasanya hanya berisi 2 tusuk saja.

Selain sate, disini juga tersedia menu lain yang tak kalah menarik. Ada gule sumsum yang bumbunya terasa mantap. Ada juga otak / olor dan balungan / tengkleng. Sate Kambing 29 termasuk kuliner lawas di Kota Semarang. Dirikan oleh Yap Pak Joy pada tahun 1960-an dan kini dikelola oleh generasi ketiganya. Selain di depan Gereja Blenduk, Sate Kambing 29 juga memiliki cabang lain di Jalan Teuku Umar, Semarang. Yang membedakan kedua tempat ini adalah konsep bangunannya.

Buka: 08.00 – 21.00 WIB
Lokasi: Jalan Letjen Soeprapto No. 29, Semarang. Kawasan Kota Lama, depan Gereja Blenduk
Cabang: JL. Teuku Umar 27 Jatingaleh – Semarang
Share on Google Plus

About semarang rentcar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar