Tips-Tips Berkendara ke Daerah Terjal dan Berbatu

Pahami Jalur

Memahami jalur bisa dilakukan dengan cara mencari informasi sebanyak mungkin mengenai kondisi jalan dan medan, jarak tempuh, SPBU di sepanjang rute yang dilewati dan sebagainya. Selain itu, sering kali pengendara baru menyadari bahwa ia mengambil jalan yang salah setelah terlewat jauh dari jalan sebenarnya. Maka dari itu, membawa peta atau menggunakan GPS cukup dianjurkan saat menghadapi keadaan yang kurang menguntungkan tersebut.

Isi Penuh Bahan Bakar

Untuk menaklukkan tanjakan, tentu diperlukan penggunaan gear (gigi) rendah dan RMP tinggi sehingga akan membuat bahan bakar lebih boros. Selain itu, sering melakukan pengereman di turunan atau tikungan berbahaya juga akan mengurangi efisiensi bahan bakar. Oleh sebab itu, jika di dalam perjalanan bensin sudah setengah, tidak perlu ragu untuk mengisinya kembali secara penuh. Hindari menunggu bensin berada sampai di titik terendah fuel meter.

Berkendara Dengan Santai

Selalu perhatikan kecepatan saat melintasi jalanan yang berliku dengan cara hindari kebut-kebutan yang menggunakan gigi tinggi. Ini penting dilakukan, karena selain dapat mengurangi risiko bahaya, berkendara dengan santai juga akan memberikan Anda sensasi perjalanan yang lebih berkesan.

Gunakan Jalur yang Benar

Hindari mengemudi terlalu ke tengah jalan karena akan membingungkan pengemudi lain. Selanjutnya, usahakan selalu berada di jalur kiri saat melaju, dan ketika berbelok, lebih baik jangan mendahului kendaraan lain dengan kecepatan tinggi. Perlu Anda ingat pula, jika hendak mendahului kendaraan lain lakukan dari arah kanan.

Hindari Mengandalkan Rem Saat Turunan

Saat melewati jalan menurun, hindari selalu mengandalkan rem. Ini disebabkan mengandalkan rem untuk mengendalikan kecepatan akan mengurangi efisiensi bahan bakar, memboroskan kampas rem, dan menyulitkan pengendalian. Jadi, gunakan gigi yang rendah sehingga pengurangan kecepatan dibantu oleh pengaturan gas.

Lelah dan Ngantuk? Istirahatlah!

Jika lelah atau ngantuk menyerang, berhentilah sejenak untuk beristirahat dan menyegarkan badan. Bisa dengan cara mampir di sebuah warung, istirahat di pom bensin, atau di spot yang memiliki pemandangan indah dan sejuk.

Kondisi jalan yang terjal dan berbatu memang kurang menguntungkan. Akan tetapi, kondisi seperti ini tetap harus dihadapi karena pada kenyataaanya Indonesia itu luas dengan bentang alam yang landai dan berbukit-bukit. Untuk menghadapi fakta geografis seperti ini, pabrikan mobil memproduksi mobilnya sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sebagai contoh, ada city car yang cocok dikendarai di are perkotaan, ada MPV yang multifungsi (desa-kota-keluarga) dan SUV yang diperuntukkan sebagai penjelajah di medan berat.
Ada kalanya saat melakukan perjalanan, kita harus menghadapi jalanan yang cukup terjal dengan kondisi jalanan yang juga berbatu. Tapi, toh itu bukan masalah besar karena dengan langkah-langkah berikut ini, kenyamanan dan keamanan berkendara Anda akan tetap terjamin.
Share on Google Plus

About semarang rentcar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar