Mlekoh Gurih! Racikan Brongkos Kambing Legendaris dari Sumowono


Brongkos dengan kuah kental kemerahan ini rasanya gurih pedas. Isiannya tahu, krecek dan potongan daging kambing yang empuk enak, Nasipun harus nambah! 

Di wilayah Kabupaten Semarang, selain gecok yang telah dikenal luas. Ada satu lagi, brongkos kambing dan sapi yang berada di Sumowono, Kabupaten Semarang. Salah satu yang ternama sudah disajikan oleh generasi keempat. 

Buat warga Jawa Tengah dan Jogja, brongkos tentu sudah tak asing. Brongkos terdiri dari tahu, melinjo, maupun kacang-kacangan. Bebrumbu keluak dengan paduan santan dan cabe dan dilengkapi potongan daging sapi berlemak. Gurih-gurih pedas! 

Di Kabupaten Semarang, ada brongkos kambing dan sapi yang populer. Warungnya ada di Sumowono atau di lereng Gunung Ungaran. Untuk sampai di lokasi ini, cukuplah mudah. 

Terutama jika dari objek wisata kawasan Bandungan maupun Candi Gedong Songo. Lokasi warung ini persis di seberang kantor Kecamatan Sumowono dan papan nama 'Warung Sumowono' terbaca jelas. 

"Kami ini sekarang sudah generasi keempat. Ini jualan yang sudah turun temurun. Kalau pas hari pasar Pahing dan Kliwon, bersamaan dengan Pasar Sumowono sehari rata-rata menghabiskan 2-3 ekor kambing," tutur Veny (35), yang kini mengelola warung tersebut bersama, Maryanto (47), saat ditemui detikcom di warungnya, Rabu (21/3/2018). 

Warung yang persis berada di depan Kantor Kecamatan Sumowono pada jam-jam makan siang selalu ramai. Kebanyakan pelanggan membeli untuk dimakan langsung maupun dibungkus dibawa pulang. 

"Kalau untuk bumbu-bumbunya ya rahasia," tuturnya sambil tersenyum. 

Brongkos umumnya dibuat dengan campuran daging sapi sandung lamur. Bagian daging sapi dengan lapisan lemak yang direbus hingga empuk. Karenanya brongkos rasanya gurih apalagi dimasak dengan santan. 

Brongkos kambing di sini tampilan sedikit berbeda. Warnanya cokelat oranye menandakan bumbu yang meresap. Kuahnya kental gurih-gurih pedas. Dimasak perlahan makanya isinya semuanya empuk, dengan bumbu yang meresap. Jodohnya sepiring nasi hangat. Selain brongkos kambing dan sapi, juga menjual gulai dan tengkleng kambing. 

"Kalau daging sapi rata-rata per hari habis sekitar 7 kg," ujar wanita berjilbab, itu. Salah satu pelanggannya Afan (30), warga Temanggung hampir tiap hari mengirim sayuran dari Temanggung ke Pasar Johar, Semarang maupun Jepara. 

"Hampir tiap hari sepulang mengantarkan sayuran di Pasar Johar maupun Jepara, kalau pulang ke Temanggung mampir di warung ini. Brongkos kambing maupun sapi, dagingnya empuk, terus bumbunya pas, harga pun sesuai dengan kantong," kata Afan.

Ungkapan senada disampaikan Ragil Noer Rachmad, asal Kendal yang jajan brongkos kambing sepulang dari wisata Bandungan. "Kalau menunya pas di lidah dan dagingnya enak," ujarnya. 

Pembeli lainnya, Ojan Ramadhan (30), asal Kebumen mengakui, jika kuliner brongkos sapi yang berada di Sumowono ini enak sekali. 

"Dengan harga per porsi Rp 20.000, potongan dagingnya banyak. Kalau dinikmati nasinya sudah habis, dagingnya masih tertentu, jadi membuat nambah nasi. Istilah Kebumen, ini nglawuhi," ungkapnya.

Harga satu porsi brongkos kambing dan sapi Rp 20.000, sedangkan gulai dan tengkleng satu porsi juga Rp 22.000. 

"Satu porsi brongkos kambing dan sapi serta satu gelas teh sebesar Rp 20.000," ujar Veny.



[detik.com]
Share on Google Plus

About semarang rentcar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar